PENJELASAN MATERI KEWIRAUSAHAAN
SMK NEGERI 3 PONTIANAK
Mengevaluasi Hasil Usaha
Nama : Ervi
se
Kelas : XII AK 1
Email : ervihoran@gmail.com
Peta Konsep :
- Evaluasi Hasil Usaha
Evaluasi usaha merupakan tahap yang sangat penting di dalam manajemen usaha atau bisnis untuk memberikan feedback atas pelaksanaan suatu kegiatan yang telah direncanakan agar pelaksanaannya berada pda jalur yang benar.
Evaluasi usaha yang baik adalah evaluasi yang memberikan dampak positif pada perkembangan suatu program-program kinerja usahanya. Oleh karena itu, sistem dan proses eveluasi harus mampu menjelaskan atau mengungkapkan dan memberi gambaran tentang keberhasilan usaha atau bisnis yang sesuai dengan tujuannya.
- Analisis Rasio Keuangan
Analisis rasio merupakan teknik atau alat pengukur prestasi perusahaan dalam hal menentukan tingkat likuiditas, solvabillitas, keefektifan operasi, serta derajat keuntugan perusahaan. Rasio menggambarkan suatu hubungan atau perimbangan suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain dan dengan menggunakan alat analisis. Rasio ini akan dapat menjelaskan atau menggambarkan kepada penganalisisnya tentang baik atau buruknya keadaan atau posisi keuangan pada suatu perusahaan terutama apabila angka rasio tersebut dibandingkan dengan angka rasio pembanding yang digunakan sebagai standar.
- Likuiditas, Solvabilitas, Rentabillitas, Aktivitas
- Likuiditas
Likuiditas adalah keampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya pada saat ditagih.
Tujuan rasio Likuiditas adalah untuk menganilis dan menginterprestasikan posisi keuangan jangka pendek, untuk mengecek efektivitas modal kerja yang digunakandalam perusahaan.
Berikut adalah rasio pengukuran likuiditas :
1. Current ratio
Current ratio adalah rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan memenuhi utang lancarnya dengan aktiva lancarnya.
2. Quick ratio (acid test ratio)
Quick ratio ini mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan tidak memperhitungkan nilai persediaan, karena persediaan dianggap kurang cepat dapat dijadikan uang. Sehingga rasio ini hanya membandingkan antara harta lancar selain persediaan barang dengan utang lancar.
3. Cash ratio
Cash ratio adalah rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan memenuhi utang lancarnya dengan menggunakan aktiva yang paling lancar yaitu kas dan efek.
4. Working capital to total assets ratio
Working capital to total assets ratio digunakan untuk mengukur likuiditas dari total aktiva dan posisi modal kerja neto.
- Solvabilitas
Solvabilitas suatu perusahaan adalah kemampuan perusahaan untuk membayar utang dalam jangka pendek dan jangka panjang. Tujuan rasio Solvabilitas untuk mengukur dan menganalisis posisi keuangan jangka panjang dan hasil operasinya.
Berikut adalah rasio pengukuran Solvabilitas :
1. Debt ratio
Debt ratio adalah kemampuan menutupi seluruh utangnya dengan asset yang dimiliki.
2. Debt to equity ratio
Debt to equity ratio adalah kemampuan perusahaan menutupi seluruh utangnya dengan modal yang dimiliki.
3. Long term debt to equity ratio
Long term debt to equity ratio adalah kemampuan perusahaan menutupi seluruh utang jangka panjang dengan modal sendiri.
- Rentabilitas
Rentabilitas perusahaan adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba dari sejumlah dana yang diinvestasikan, untuk periode atau jangka waktu tertentu. Tujuannya untuk mengukur prestasi perusahaan dalam hal mendapatkan keuntungan atau Rentabilitas usaha atas modal yang kita gunakan.
1. Rentabilitas ekonomi
Rentabilitas ekonomi adalah penjualan barang dagangan antara laba usaha dengan modal sendiri dan modal asing yang digunakan untuk menghasilkan modal tersebut.
2. Rentabilitas modal sendiri
Rentabilitas modal sendiri adalah perbandingan antara jumlah laba yang tersedia bagi pemilik modal sendiri dan jumlah modal sendiri yang menghasilkan laba tersebut.
- Aktivitas
Ratio Aktivitas digunakan untuk menghitung sejauh mana efektifitas manajemen dalam mengelola sumber-sumber dana perusahaan dalam satu periode.
- Inventory turn over
Inventory turn over adalah kemampuan perusahaan dalam menggunakan persediaannya secara efisien.
- Asset turn over
Asset turn over adalah kemampuan perusahaan dalam menggunakan asetnya secara efisien. Rasio ini digunakan untuk mengetahui peputaran harta perusahaan dalam satu periode usaha atau periode berproduksi.
- Receivables turn over
Receivables turn over adalah kemampuan perusahaan dalam memperhitungkan piutangnya secara efisien.
- Laporan Perusahaan
Laporan-laporan keuangan adalah laporan-laporan yang berisi informasi tentang kondisi keuangan dari hasil operasi perusahaan pada periode tertentu. Umumnya, laporan keuangan terdiri dari neraca, laporan rugi laba, dan laporan perubahan modal atau posisi keuangan.
- Pelaksanaan Kegiatan Usaha + Analisis Laporan Keuangan
Laporan kegiatan usaha adalah penyampaian informasi, sehingga tercipta komunikasi antara yang melaporkan dan pihak yang diberi laporan. Pada dasarnya yang perlu dianalisis dalam pelaksanaan kegiatan usaha, adalah sebagai berikut :
- Bidang kegiatan usaha
- Rugi/laba
- Bidang keuangan
- Bidang permodalan
- Bidang administrasi dan pembukuan
- Bidang ketenagakerjaan
- Bidang pemasaran
- Bidang organisasi
Analisis laporan keuangan adalah evaluasi atau penafsiran neraca dan daftar perubahan posisi keuangan perusahaan. Analisis laporan keuangan digunakan untuk mengadakan penilaian atas keadaan keuangan perusahaan.
- Rencana Pengembangan Usaha
Komunikasi merupakan kunci utama keberhasilan di dalam bisnis dan memperbanyak relasi bisnis. Keterampilan di dalam berkomunikasi dengan badan-badan usaha lainnya merupakan modal dasar suatu keberhasilan didalam usaha.
Negosiasi merupakan ujung tombal bagi keberhasilan dalam bisnis. Para pengusaha besar sebagian waktunya dipergunakan untuk bernegosiasi dengan mitra usahanya. Oleh karena itu, para pengelola usaha perlu meningkatkan dan merumuskan tentang bagaimana cara untuk memenangkan suatu negosiasi dalam bisnis.
- Faktor Pendukung
Faktor- faktor pendukung kegiatan usaha dapat disebutkan sebagai berikut :
a. Faktor manusia
b. Faktor keuangan
c. Faktor permodalan
d. Menurut sumbernya :
1. Modal sendiri
2. Modal asing
e. Menurut lama penggunaannya :
1. Modal pasif jangka pendek
2. Modal pasif jangka panjang
f. Faktor organisasi
g. Faktor perencanaa
h. Faktor mengatur bisnis
i. Faktor pajak dan asuransi
j. Faktor fasilitas pemerintah
k. Catat bisnis
- Faktor Penghambat
Faktor- faktor penghambat kegiatan usaha dapat disebutkan sebagai berikut :
a. Kurangnya pengalaman didalam usaha
b. Tidak tepat atau cocok memilih jenis usaha
c. Tidak adanya perencanaan usaha yang tepat
d. Keuangan atau permodalan usaha kurang sekali
e. Tidak adanya ketertarikan pada bidang usaha yang sedang digelutinya
f. Tidak ada dukungan dari pemerintah daerah
g. Tidak mempunyai keahlian didalam usaha
h. Tidak mempunyai semangat kewirausahaan
i. Tidak percaya pada kemampuan diri sendiri
- Rencana Usaha
Perencanaan adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan pemilihan visi, misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran. Dari pengertian di atas sekarang dapat didefinisikan arti perencanaan usaha yaitu sebagai proses penentuan visi, misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis tertentu. Jadi dalam perencanaan usaha terkandung adanya:
1) Visi, yaitu cita-cita masa depan perusahaan yang akan melakukan usaha tersebut.
2) Misi adalah maksud khas atau unik dan mendasar yang membedakan perusahaan dengan perusahaan lain serta mengidentifikasikan ruang lingkup kegiatan usaha/perusahaan yang bersangkutan.
3) Tujuan adalah hasil yang ingin dicapai dari usaha/perusahaan tersebut.
4)Strategi adalah cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan usaha dengan melibatkan semua sumberdaya atau faktor produksi yang dimiliki.
2) Misi adalah maksud khas atau unik dan mendasar yang membedakan perusahaan dengan perusahaan lain serta mengidentifikasikan ruang lingkup kegiatan usaha/perusahaan yang bersangkutan.
3) Tujuan adalah hasil yang ingin dicapai dari usaha/perusahaan tersebut.
4)Strategi adalah cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan usaha dengan melibatkan semua sumberdaya atau faktor produksi yang dimiliki.
- Tujuan Usaha
Tujuan merupakan pernyataan tentang keadaan yang diinginkan di mana organisasi atau perusahaan bermaksud untuk mewujudkannya dan sebagai pernyataan tentang keadaan di waktu yang akan datang dimana organisasi sebagai kolektivitas mencoba untuk menimbulkannya. Tujuan dari usaha ini adalah untuk mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya dengan mengorbankan sekecil-kecilnya.
- Siapa Berani Coba
a. Apa yang dimaksud dengan Rentabilitas?
Jawab :
Rentabilitas perusahaan adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba dari sejumlah dana yang diinvestasikan, untuk periode atau jangka waktu tertentu.
b. Apa yang dimaksud dengan Likuiditas?
Jawab :
Likuiditas adalah keampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya pada saat ditagih
c. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi Rentabilitas perusahaan!
Jawab :
Menurut Riyanto (2001:36) faktor-faktor yang mempengaruhi rate of
Jawab :
Rentabilitas perusahaan adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba dari sejumlah dana yang diinvestasikan, untuk periode atau jangka waktu tertentu.
b. Apa yang dimaksud dengan Likuiditas?
Jawab :
Likuiditas adalah keampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya pada saat ditagih
c. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi Rentabilitas perusahaan!
Jawab :
Menurut Riyanto (2001:36) faktor-faktor yang mempengaruhi rate of
return (Rentabilitas) adalah:
a. Volume penjualan
Dengan semakin bertambahnya penjualan maka akan
menaikan volume pendapatan yang diperoleh perusahaan sehingga biaya-biaya
akan tertutup juga. Hal ini mendorong perusahaan untuk mengefektifkan modal
untuk mengembangkan usahanya.
b. Efisiensi penggunaan biaya
Modal yang diperoleh perusahaan untuk mengembangkan usahanya
harus dipelihara dan dipertanggungjawabkan secara terbuka. Dengan kata lain
penggunaan modal harus digunakan untuk usaha yang tepat dengan pengeluaran
yang hemat sehingga keberhasilan usaha akan tercapai secara tidak langsung
pula akan mempengaruhi tingkat rentabilitas.
c. Profit margin
Profit margin adalah laba yang diperbandingkan dengan penjualan. Profit margin digunakan untuk mengukur tingkat keuntungan yang dapat
dicapai oleh perusahaan berkaitan dengan penjualan perusahaan.
d. Struktur modal perusahaan
Struktur modal adalah pembiayaan pembelanjaan permanen perusahaan
yang terutama pada hutang jangka panjang, saham preferen dan modal saham
biasa, tetapi tidak termasuk hutang jangka pendek.
d. Apa yang dimaksud dengan inventory turn over?
Jawab :
Inventory turn over adalah kemampuan perusahaan dalam menggunakan persediaannya secara efisien.
e. Apa maksud istilah �berdiri di tempat� dalam kewirausahaan?
Jawab :
berdiri di tempat dalam kewirausahaan diartikan seperti perasaan takut untuk mengambil resiko dan hanya bisa diam menunggu keadaan, hanya berdiri di tempat takut untuk melangkah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar